Toner Air Beras Fermentasi, Rahasia Kulit Glowing ala Jepang & Korea yang Lagi Viral di TikTok -->

Header Menu


Toner Air Beras Fermentasi, Rahasia Kulit Glowing ala Jepang & Korea yang Lagi Viral di TikTok

Hilma Putri Pratama
Sabtu, 16 Agustus 2025



Sterilnews.com -, Jakarta – Kalau kamu sering scroll TikTok atau Instagram, mungkin sudah sering lihat tren baru: air beras yang direndam dalam botol kaca, lalu dipakai sebagai skincare. Tren ini dikenal dengan toner air beras fermentasi, dan kini tengah booming sebagai cara alami mendapatkan kulit glowing, cerah, dan awet muda.


Meski terlihat sederhana, perawatan ini punya sejarah panjang di Asia Timur. Di Jepang, air beras atau komenuka sudah digunakan sejak era Heian untuk merawat kulit dan rambut. Di Korea, perawatan tradisional hanbang juga memanfaatkan bahan alami yang difermentasi agar nutrisinya lebih kuat. Kini, berkat media sosial, rahasia lama itu kembali populer sebagai skincare alami yang ramah di kantong.


Apa Itu Toner Air Beras Fermentasi?


Mengutip Vogue, toner air beras fermentasi dibuat dengan merendam beras organik (lebih baik beras cokelat atau putih non-polished) dalam air bersih selama 24–48 jam hingga muncul aroma asam lembut. Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa bioaktif seperti asam amino, beta-carotene, hingga ferulic acid yang mudah diserap kulit.


Bedanya dengan air beras biasa, versi fermentasi lebih efektif karena kadar antioksidannya meningkat, pH-nya menurun, dan manfaatnya lebih maksimal untuk mencerahkan sekaligus melembapkan kulit.


Manfaat untuk Kulit

Dilansir dari berbagai sumber, berikut manfaat toner air beras fermentasi:

  • Antioksidan & Anti-inflamasi: Kaya ferulic acid, vitamin E, dan senyawa fenolik untuk melawan radikal bebas serta menenangkan kulit.

  • Efek Anti-aging: Studi 2013 menemukan air beras fermentasi dapat meningkatkan kolagen, mengurangi kerutan, serta melindungi kulit dari sinar UV.

  • Mencerahkan Kulit: Kandungan gamma-oryzanol dan vitamin B dipercaya membantu memudarkan noda hitam dan hiperpigmentasi.

  • Melembapkan & Menenangkan: Sangat cocok untuk kulit sensitif, eksim ringan, maupun kulit kering.

  • Perkuat Skin Barrier: Senyawa seperti squalene dan tricin menjaga kelembapan serta menurunkan risiko iritasi.


Cara Membuat di Rumah

Bahan yang dibutuhkan cukup sederhana:

  • ½ cangkir beras organik

  • 1 gelas air bersih

Langkahnya:

  1. Cuci beras sebentar untuk menghilangkan kotoran, tapi jangan terlalu bersih agar nutrisinya tetap ada.

  2. Rendam beras dalam wadah kaca/keramik tertutup rapat. Biarkan 24 jam di suhu ruang.

  3. Setelah muncul aroma asam lembut, saring airnya.

  4. Simpan dalam botol kaca steril di kulkas.

  5. Gunakan dengan kapas atau ditepuk langsung ke wajah


Tips Aman Pemakaian

  • Selalu lakukan patch test di area kecil sebelum dipakai ke seluruh wajah.

  • Simpan di kulkas dan gunakan maksimal 3–5 hari untuk mencegah bakteri.

  • Hentikan pemakaian jika muncul gatal, panas, atau kemerahan.

  • Jangan digunakan pada kulit yang sedang luka terbuka.


Efektifkah?


Meski menyimpan banyak potensi, para ahli menekankan bahwa hasil fermentasi rumahan tidak sebanding dengan produk komersial yang terkontrol. Efeknya bisa berbeda pada tiap orang.


Namun, jika dibuat dengan higienis dan digunakan secara konsisten, toner air beras fermentasi bisa jadi alternatif alami, hemat, dan menyenangkan untuk dicoba. Dengan pemakaian rutin, tren skincare DIY ini mungkin bisa bikin kulitmu glowing alami, layaknya bintang K-Pop favorit.


Tag Terpopuler