![]() |
| Harga emas hari ini. Harga emas Pegadaian hari ini. Harga emas UBS hari ini. Harga emas hari ini di Pegadaian. Harga emas Galeri 24 hari ini.(Dok Pegadaian) |
JAKARTA – Harga emas batangan pada Kamis (12/2/2026) terpantau stabil di sejumlah penyedia logam mulia. Produk dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Pegadaian (Galeri 24 dan UBS), serta PT Hartadinata Abadi Tbk tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat Rp2.947.000, stagnan dari posisi Rabu (11/2/2026). Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam bertahan di level Rp2.741.000 per gram.
Harga Emas Pegadaian Tetap
Di Pegadaian, harga emas Galeri 24 dan UBS juga stabil pada seluruh denominasi.
-
Galeri 24 1 gram: Rp2.987.000
-
Galeri 24 0,5 gram: Rp1.567.000
-
UBS 1 gram: Rp3.002.000
-
UBS 0,5 gram: Rp1.623.000
Stabilnya harga ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif tenang, meskipun harga emas global sebelumnya sempat mengalami fluktuasi.
Harga Emas Hartadinata
Untuk produk Hartadinata Abadi, harga emas ukuran 1 gram tercatat Rp2.910.000. Sedangkan harga buyback ukuran 1 gram berada di posisi Rp2.745.000.
Berikut rincian harga emas 1 gram dari masing-masing produk:
-
Antam: Rp2.947.000
-
Galeri 24: Rp2.987.000
-
UBS: Rp3.002.000
-
Hartadinata Abadi: Rp2.910.000
Adapun untuk ukuran besar, emas Antam 100 gram dipatok Rp288.912.000, sedangkan ukuran 1.000 gram mencapai Rp2.887.600.000.
Buyback Hartadinata
Harga buyback emas Hartadinata juga tercatat stabil, di antaranya:
-
0,5 gram: Rp1.372.500
-
1 gram: Rp2.745.000
-
10 gram: Rp27.450.000
-
100 gram: Rp274.500.000
-
1.000 gram: Rp2.735.000.000
Peluang Investasi Masih Terbuka
Di tengah tren harga emas yang masih berada di level tinggi, peluang investasi logam mulia dinilai tetap terbuka, terutama bagi investor jangka panjang.
Stabilnya harga hari ini bisa menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin melakukan akumulasi aset safe haven.
Investor tetap disarankan memperhatikan selisih harga beli dan buyback, serta memantau pergerakan emas global sebagai acuan utama.

