RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan 4 Layanan Baru, Ketua DPRD dan Bupati Bogor Beri Apresiasi Tinggi -->

Header Menu


RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan 4 Layanan Baru, Ketua DPRD dan Bupati Bogor Beri Apresiasi Tinggi

REDAKSI
Kamis, 05 Maret 2026

 


CIBINONG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong resmi memperkenalkan empat layanan medis terbaru sebagai bagian dari transformasi kesehatan di Kabupaten Bogor. 


Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari jajaran legislatif maupun eksekutif daerah.


Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pengembangan fasilitas di rumah sakit milik daerah tersebut. 


Ia menilai kehadiran layanan baru ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.


"Kami di DPRD sangat mengapresiasi inovasi yang dihadirkan RSUD Bakti Pajajaran. Ini adalah bentuk nyata komitmen pelayanan kepada warga Kabupaten Bogor, dan kami berharap ke depannya akan terus lahir terobosan-terobosan baru," ujar Sastra, Kamis (5/3/2026).

 

Fokus pada Penanganan Penyakit Kritis


Empat layanan unggulan yang kini tersedia di RSUD Bakti Pajajaran meliputi:

  1. Inovasi Force Stroke (Code Stroke) & Digital Subtraction Angiography (DSA): Teknologi canggih untuk penanganan cepat penderita stroke.

  2. Pelayanan Jantung Anak Intervensi: Fokus pada penanganan masalah jantung pada anak tanpa operasi besar.

  3. Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS): Mempermudah akses ketersediaan darah bagi pasien.

  4. Pelayanan Kemoterapi: Memberikan kemudahan bagi pasien kanker untuk mendapatkan perawatan di wilayah Bogor.


Solusi Kesehatan Murah dengan Dukungan BPJS


Senada dengan Ketua DPRD, Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan bahwa inovasi ini bertujuan untuk mempercepat penanganan medis bagi masyarakat yang membutuhkan. 


Ia menyoroti bahwa RSUD Bakti Pajajaran kini menjadi salah satu dari sedikit rumah sakit di Indonesia yang mengoperasikan metode canggih tersebut.


Menariknya, layanan yang biasanya memakan biaya tinggi kini jauh lebih terjangkau. 


"Jika di tempat lain biaya satu kali penanganan bisa mencapai Rp60 juta hingga Rp70 juta, di RSUD Bakti Pajajaran masyarakat sudah bisa menikmatinya dengan fasilitas BPJS Kesehatan," terang Rudy.


Komitmen Anggaran Rp1 Triliun


Pemerintah Kabupaten Bogor juga menegaskan komitmennya terhadap Universal Health Coverage (UHC) hingga 100 persen. 


Sebagai daerah dengan populasi besar, Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran fantastis dari APBD, yakni hampir Rp1 triliun per tahun, untuk menjamin premi BPJS Kesehatan warga.


Dengan adanya fasilitas modern dan jaminan biaya ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bogor tidak lagi kesulitan mendapatkan akses kesehatan kelas wahid di wilayah sendiri.

Tag Terpopuler