Sastra Winara: Rekor MURI Harus Jadi Pemacu Peningkatan Pelayanan Publik di Kabupaten Bogor -->

Header Menu


Sastra Winara: Rekor MURI Harus Jadi Pemacu Peningkatan Pelayanan Publik di Kabupaten Bogor

REDAKSI
Jumat, 22 Mei 2026


BOGOR – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bogor yang berhasil meraih penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui program Gebyar Pelayanan 100 Jam Nonstop. 


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.


Program Gebyar Pelayanan 100 Jam Nonstop yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berlangsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Cibinong. 


Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan secara berkesinambungan selama empat hari penuh guna memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat.


Sebanyak 23 tenant pelayanan terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari instansi vertikal, perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai unsur pendukung lainnya yang bersama-sama memberikan layanan kepada warga Kabupaten Bogor.


Atas inovasi pelayanan tanpa henti tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berhasil mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 


Namun menurut Sastra Winara, capaian tersebut bukanlah tujuan akhir dari upaya peningkatan pelayanan publik.


“Yang paling penting bukan sekadar mendapatkan rekor MURI, tetapi bagaimana pelayanan kepada masyarakat benar-benar maksimal. Percuma ada penghargaan kalau pelayanannya masih belum memuaskan,” ujar Sastra Winara, Jumat (22/5/2026).


Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diraih harus menjadi pemicu bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan, khususnya pada sektor perizinan yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.


Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan program yang mampu mencetak rekor, tetapi lebih mengharapkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan mereka.


“Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap pemerintah daerah semakin serius meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya layanan perizinan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.


Sastra menilai kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pemerintahan. Oleh karena itu, berbagai inovasi yang telah dilakukan harus terus dievaluasi dan disempurnakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.


Ia juga mendorong agar seluruh penyelenggara pelayanan publik di Kabupaten Bogor menjadikan momentum perolehan Rekor MURI sebagai langkah awal untuk menghadirkan standar pelayanan yang lebih baik dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


“Pelayanan publik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan yang diberikan semakin efektif, efisien, dan mampu menjawab harapan warga Kabupaten Bogor,” tegasnya.


Keberhasilan meraih Rekor MURI melalui Gebyar Pelayanan 100 Jam Nonstop menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan inovasi pelayanan. 


Namun demikian, DPRD Kabupaten Bogor menekankan bahwa esensi utama dari setiap inovasi adalah memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh masyarakat.


Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Bogor terus mengalami peningkatan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tag Terpopuler